Sabtu, 14 November 2015

KOPI MENGKUDU



Inilah salah satu kopi yang tidak mengandung kafein, karena bukan terbuat dari biji kopi biasa, biji kopi arabica atau kopi robusta tetapi kopi buatan yang dibuat dari buah mengkudu asli. Bubuk kopi mengkudu berwarna hitam seperti bubuk kopi pada umumnya, namun yang membedakan adalah rasanya yang khas buah mengkudu dan tidak mengandung kafein karena murni buah mengkudu. Kopi buah mengkudu ini sering disebut kopi noni ini juga berkhasiat sebagai obat. Seperti : untuk mengatasi perut kembung yang banyak di derita anak-anak, tekanan darah tinggi, strok dan berbagai penyakit lainnya. 

Mengkudu dikenal dengan nama latin Morinda Citrifolia. Di Indonesia nama mengkudu dikenal dengan berbagai nama, seperti pace, bentis, kemudu (Jawa), cangkudu (Sunda), kondhuk (Madura), bangkudu (Batak), neteu (Mentawai), keumudee (Aceh), tibah (Bali) atau rewonang (Dayak). Namun secara internasional, mengkudu lebih dikenal sebagai “noni” yang merupakan sebutan khas orang Hawaii atau Tahiti.

Hingga kini mengkudu jarang mendapat perhatian, karena bentuk buahnya yang cenderung bak si “buruk rupa”. Selain itu, juga karena baunya yang kurang sedap. Namun semenjak Dr. Ralph Heinecke pada tahun 1950 menemukan kadar xeronine dalam buah tersebut, mengkudu kini seperti menjadi incaran banyak orang.

Mengenal Mengkudu
Pohon setinggi 3-8 m dengan batang pokok jelas. Daun bertepi rata, berwarna hijau kekuningan. Bunganya berbentuk bonggol diketiak daun. Buahnya berbenjol-benjol tidak teratur. Panjangnya mencapai 5-10 cm. pace tumbuh pada tanah berkapur ketinggian 1.000m dpl.


Kandungan/Khasiat
Scopoletin, senyawa ini berfungsi mengatur tekanan darah. Saat tekanan darah tinggi, scopoletin membantu menurunkan. Sebaliknya bila tekanan darah menjadi rendah, ia akan menaikkannya. Selain berindikasi antibakteri, senyawa ini juga mengatur hormone serotonin, yang membantu menurunkan kadar kecemasan dan depresi. Morindin, zat ini berkhasiat dalam meningkatkan system pertahanan tubuh. Selain dua zat di atas, pace juga mengandung gum, asam malat, asam sitrat, dan senyawa antiseptic.

Hasil Penelitian
Berdasarkan penelitian, ada sekitar 61 lebih senyawa berkhasiat yang dikandung mengkudu. Mereka bekerja secara sinergis dan misterius. Contohnya, beberapa senyawa yang berperan aktif dalam pengobatan penyakit tertentu, bukan berarti hanya senyawa itu yang berkontribusi. Tapi disokong juga oleh senyawa lainnya. Itulah sebabnya mengkonsumsi hasil ekstraksi satu senyawa bakal berbeda khasiatnya dibandingkan dengan kalau kita menenggak sari buah mengkudu secara keseluruhan.

Katakanlah dalam mengobati tekanan darah. Sari buah mengkudu bisa meningkatkan tekanan darah bagi penderita darah rendah tapi di lain sisi bisa menurunkan tensi darah bagi penderita hipertensi. Fenomena itu tidak akan terjadi pada buah mengkudu yang diekstrak.
Menurut penelitian dr. Mona Harrison dari fakultas Kedokteran Universitas Bolton, konsumsi sari buah megkudu akan membantu penyediaan hormone xeronine. Xeronine dari mengkudu bekerja secara kontradiktif. Pada penderita tekanan darah tinggi, xeronin menurunkan tekanan darah menjadi normal. Pada penderita tekanan darah rendah, mengkudu meningkatkan tekanan darah darah. Dengan kata lain, sari buah mengkudu berfungsi sebagai adaptogen, penyeimbang fungsi sel-sel tubuh.

Kilas Cakrawala :
Ada yang mengatakan kalau di buah mengkudu tidak langsung jadi zat murni xeronin, tapi enzim yang disebut enzim proxeronase dan suatu alkaloid proxeronine . Dimana jika kita memakan buah atau meminum  jusnya, maka di dalam dinding usus enzim ini akan mengubah proxeronine menjadi zat aktif xeronine yang kemudian akan diserap ke dalam aliran darah menuju ke semua sel dan akan mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan membentuk sel yang aktif. Dengan pengaktifan protein maka produksi antibodi berlangsung baik, karena faktor penyusun utama antibodi adalah protein. Xeronine juga mampu mengurangi proses alergi, mencegah terjadinya penyakit autoimun dan penyakit asma (Bangun, 2002)

Efek kontradiktif buah mengkudu juga telah diteliti oleh Y. Murati (1981) dari fakultas Kedokteran UGM. Perasan daging buah mengkudu memberikan perubahan sangat berarti pada jantung, yaitu menurunkan kekuatan kontraksi otot jantung, menurunkan kecepatan denyut jantung dan menaikkan jumlah aliran darah koroner jantung setiap menitnya.

Uji praklinis pada tungkai bawah kucing menunjukkan pengaruh hipotensif, yaitu menurunkan tahanan aliran darah (vasodilatasi) pembuluh darah tungkai bawah kucing tapi juga mempunyai efek hipertensif. penelitian oleh A.M. Djojosugito dkk. (1975-1976) itu menunjukkan, dalam sari buah mengkudu setidaknya terdapat dua komponen yang bersifat berlawanan.

Dalam penelusuran Luki yang pernah mengenyam pendidikan farmasi di Bandung, sari mengkudu juga mengandung scopoletin. Salah satu fungsinya, membersihkan endapan penyebab arteroklerosis dalam pembuluh darah. Dengan demikian, pembuluh darah menjadi lentur sehingga kerja jantung memompa darah tidak begitu berat.

Hasil penelitian F.H.A Dwiyanto (1996) dari Fakultas Biologi UGM, Hadinoto dkk. (1993) dari Jurusan Farmasi UNHAS dan I. Jumiati (1997) dari Fakultas Kedokteran UGM, buah pace mempunyai efek menurunkan kadar glukosa darah tikus putih. Mekanisme kerja hipoglikemik melalui hambatan absorbsi glukosa pada usus dan meningkatkan sekresi insulin.

Jadi kerja buah mengkudu tidak langsung menurunkan kadar gula dalam darah. Melainkan meningkatkan insulin yang mengatur keberadaan gula dalam darah.
Pace juga mengandung antiseptic dan antibakteri pathogen yaitu Eschericia colli, Salmonella dan Staphylococcus aureus. Hal ini diperkuat oleh penelitian Ester (1992) dari Fakultas Farmasi UGM.
Anne Hirazu,I dalam tesis doktornya membuktikan bahwa mengkudu matang mengandung gum arab dan berbagai jenis glukosa yang punya daya antitumor dan menstimulir kekebalan tubuh. Aerta mengandung senyawa aktif merangsang kelenjar pineal mengeluarkan serotonin dan endorphin (morfin tubuh). Makanya mengkudu sering digunakan dalam terapi narkoba.

Sumber : Majalah Flona edisi 27/II-mei 2005 Hal. 16 dan 22

Kopi Buah Mengkudu ( Pace )
Berawal dari iseng karena banyaknya buah mengkudu ( Pace ) akhirnya timbul niat untuk membuat kopi mengkudu yang sangat berkhasiat untuk penderita darah tinggi, penderita penyakit maag,kolesterol, memberi kehangatan dan kesegaran pada tubuh. dan masih banyak lagi manfaat lain dari kopi mengkudu ini.

Sebenarnya cara bikinya mudah karena buah mengkudu ini mudah dijumpai dimana-mana, di seluruh tanah air baik itu di halaman rumah sebagai apotek hidup, ataupun di pekarangan/ladang.

Buah yang masih setengah matang dan berwarna putih diiris kecil-kecil. Hasil irisan itu lalu dijemur di bawah terik matahari selama 3 hari, agar benar-benar kering.  Tahap selanjutnya, irisan yang sudah kering itu disangrai beberapa menit, seperti layaknya menyangrai biji kopi. Setelah disangrai, baru digiling sehingga menjadi bubuk.

Cara Menyeduh Kopi Mengkudu : Kopi mengkudu sudah jadi, siap diseduh disajikan dan dinikmati dengan gula pasir dan air panas.

 
Untuk Harga Kopi Mengkudu Rp. 3.000/per sachet (1 x minum)

Kalau anda berminat pesan kopi mengkudu silahkan menghubungi :

-081260413541 (Mas Ben)- 085262490234 (Bapak Boiran Ginting)

Alamat : Jalan Proklamasi – Stabat, Kab. Langkat Sumatera Utara

(KAMI JUGA MENYEDIAKAN ANEKA PRODUK HERBAL LAINNYA SEPERTI BUBUK HERBAL KAYU MANIS, EXTRAC BROTOWALI, BUBUK HERBAL PEGAGAN/KAKI KUDA, BUBUK HERBAL TEMU PUTIH, DLL)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar